Rabu, 25 Agustus 2021

DAUN KELOR


DAUN KELOR
 


Morfologi dan Klasifikasi Daun Kelor

Kelor termasuk jenis tumbuhan perdu berumur panjang berupa semak atau pohon dengan ketinggian 7-12 meter. Batangnya berkayu (lignosus), tegak, berwarna putih kotor, berkulit tipis dan mudah patah. Cabangnya jarang dengan arah percabangan tegak atau miring serta cenderung tumbuh lurus dan memanjang (Tilong, 2012).

Klasifikasi tanaman kelor menurut Integrated Taxonomic Information adalah sebagai berikut.

Kingdom         : Plantae

Divisi               : Spermatophyta

Subdivisi         : Angiospermae

Klas                 : Dicotyledoneae

Ordo                : Brassicales

Familia            : Moringaceae

Genus              : Moringa

Spesies            : Moringa oleifera Lam

Manfaat Daun Kelor 
         Daun Kelor memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh antara lain ; Sebagai bahan pangan, menurunkan berat badan, anti diabetes, mencegah penyakit jantung, menyehatkan rambut, menyehatkan mata, mengobati rematik, mengobati herpes/ kurap, mengobati penyakit dalam seperti luka lambung, luka usus, dan batu ginjal, mengobati kanker, dan melembabkan kulit.

Kandungan Gizi Daun Kelor
           Gizi yang terkandung di dalam 2 gram daun kelor, antara lain: 14 kalori, 2 gram protein, 1,8–2 gram karbohidrat, 0,8 miligram zat besi, 8,8 miligram magnesium, 70 miligram kalium, 38–40 miligram kalsium, 11 miligram vitamin C, 600 IU vitamin A, 8,5 mikrogram folat, Vitamin B, Serat, Fosfor, Selenium, Zinc, Tembaga, Antioksidan (Dr. Kevin Adrian, 2020)

Harga Daun Kelor
        Harga daun kelor kelor di pasaran mulai dari 50.000 per kg. Sedangkan, untuk daun kelor segar harganya mulai dari 35.000 per kg. Untuk harga bibit pohonnya mulai dari 5.000 sudah bisa mendapat stek pohon kelor.

 

SUMBER :

Kandungan dan Manfaat Daun Kelor bagi Kesehatan, Dr. Kevin Adrian, Oktober 2020, https://www.google.co.id/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://www.alodokter.com/kandungan-dan-manfaat-daun-kelor-bagi-kesehatan&ved=2ahUKEwiPmb24-erwAhUlzzgGHbdOB2EQFjACegQIBBAF&usg=AOvVaw2cMYxA1JUc9K0EIZNYr308

Integrated Taxonomy Information System. 2017. Moringa oleifera Lamk. Taxonomy Serial No: 503874. https://www.itis.gov/servlet/SingleRpt/SingleRpt?search_topic=TSN&search_value=503874#null. Diakses 28 Mei 2021

Tilong AD. 2012. Ternyata, Kelor Penakluk Diabetes. Jogjakarta: DIVA Press. Tim Dep.Kes RI, 1991. Daftar Komposisi Bahan Makanan Tepung Terigu.

Isnan W dan Nurhaedah. 2017. Ragam Manfaat Tanaman Kelor (Moringa oleifera Lamk.) bagi Masyarakat. Info Teknis EBONI Vol. 14 No. 1: 63-75.



Sabtu, 23 Mei 2020

LEBARAN BERBEDA


LEBARAN BERBEDA

(Duduk Bareng Si Rama dan Si Dhan)

Oleh : Sekretaris HIMASEKTA


Panggil saja si Rama dan si Dhan
Suatu pagi si Rama dan si Dhan duduk di teras rumahnya. Sebut saja rumah keluarga HIMASEKTA, kakak beradik ini selalu duduk terhening di pagi hari menjelang lebaran tiba. Si Rama yang merupakan kakaknya si Dhan membuka percakapan santai.

Rama : Dhan..
Dhan : Apaaa?!! (dengan nada sedikit nyolot)
Rama : Jangan nyolot dong. Ditanya baik-baik juga.
Dhan : Yeee apaan sih, biasa aja kali, kayak ngga tau adik elu aja gimana kalau ngomong.
Rama : Oke, udah gue mau tanya serius.
Dhan : Hahaha Biasanya tanya ya tinggal nyeplos.
Rama : Hilih iyaa iyaa.. salah mulu deh.
Dhan : Iya emang wkwkwk
Rama : Gini Dhan, ramadhan dan lebaran tahun ini berbeda ya dengan tahun-tahun biasanya. Banyak orang yang takut keluar rumah, takut dengan wabah, takut mengadakan acara dengan orang-orang sekitar, dan bahkan sampai takut ke tempat-tempat ibadah, terselip di pemikiran abang, apa ini tanda-tanda akhir zaman ya Dhan?? (dengan raut wajah agak gelisah)
Dhan : Kalau belum ya berarti masih tanda bang, seperti pas pdkt kalau belum di tembak ya belum jadian. Sama halnya dengan akhir zaman kalau belum ya masih tanda paham kan bang tanda jatuh cintaaa, hahaha.. (Dhan tertawa dengan gaya humornya)
Rama : Apaan sih elu, seriusan Dhan, canda mulu jadi orang. (dengan nada sedikit tinggi kira-kira 4 oktaf atau apalah itu dalam dunia permusikan duniawi).
Dhan :  Hahahaha iya bang, tapi ya mau gimana lagi bang, dunia sudah tua dan pasti juga sudah jenuh dengan tingkah-tingkah kita nih khususnya yang secara sengaja merusak bumi.
Rama : Iya semoga saja ramadhan dan lebaran tahun ini yang sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya ngga ngurangin semangat kita dalam beribadah walaupun kudu stay at home demi kebaikan bersama.
Dhan : Aku jadi inget saudara-saudara kita yang jauh dari orang tua bang, yang kuliah, yang merantau, yang bertugas dan lainnya, pasti mereka sedih dikala waktunya mudik tapi pemerintah melarang dengan berbagai aturan untuk kebaikan bersama. Pasti mereka ingin sekali bertemu orang tua dan anggota keluarga lainnya di rumah.
Rama : Ya mau gimana lagi, saat ini itu yang terbaik, agar wabah ini segera berakhir.
Dhan : Ini kan udah puasa terakhir di bulan ramadhan tahun ini, nanti malam semoga takbir masih berkumandang di masjid dan mushola. Semoga saudara-saudara kita dimanapun mereka berada tetap sehat dan selalu di jaga oleh Yang Maha Kuasa, aamiin.
Rama : Aamiin… aku ada tips Dhan, sesuai tips dari pemerintah nih. Sekalian di terapin saat lebaran besok pagi tentunya, agar silaturahmi tetap terjaga dan rasa kekeluargaan tetap sama di saat wabah  seperti sekarang ini.
Dhan : Tips apaan? Jangan aneh-aneh deh.
Rama : Beneran, ngga aneh-aneh. Tipsnya adalah, bersilaturahmi melalui teknologi bisa dengan kirim pesan, video call  dan tidak pulang ke kampung dulu. Saat wabah seperti ini setiap orang mesti menjaga jarak atau physical distancing. Tips selanjutnya gunakan masker jika sakit, dan sebaiknya saat lebaran juga harus menggunakan masker ketika berada di sekitar orang lain. Tetap berada di dalam rumah hingga wabah ini mudik ke tempat seharusnya dan menghilang. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut. Hindari kerumunan. Tidak berjabat tangan, terutama kontak dengan orang tua yang sudah sepuh yang biasanya memiliki riwayat penyakit lain rentan terhadap penyebaran virus ini.
Dhan : mantappp.. hafal betul elu bang tentang himbauan pemerintah. Dan yang paling penting, jangan sedih walaupun tahun ini ngga bisa ketemu dengan keluarga dan kerabat lainnya, positif thinking pasti wabah ini akan segera berakhir dengan izin Yang Maha Kuasa. Pasti akan ada hari dimana kita semua bisa berkumpul dengan keluarga dengan suasana yang bahagia tentunya, itung-itung latihan sabar dan latihan LDR bagi yang belum pernah LDR ehehehehehe, karena pertemuan yang diawali dengan berjauhan terlebih dulu itu akan sangat berkesan. Jangan menyebarkan berita hoax tentang wabah ini, saling menyemangati satu sama lain, agar imun tubuh tetap stabil untuk melawan wabah ini pastinya.
Rama dan Dhan : Puasa terakhir di bulan Ramadhan
Rencana buka puasa dengan ikan Patin
Kami si Rama dan si Dhan mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf Lahir dan Batin

Jumat, 01 Mei 2020

LKMM-TD 2020


Trailer Video 

Memories Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKMM-TD)
oleh HIMASEKTA UNWAHAS pada 25-26 Januari 2020 di Bukit Lerep Indah, Ungaran

untuk video lengkapnya bisa di cek di youtube himasekta unwahas
link video dibawah ini

https://youtu.be/tmWn-uixm_s

Rabu, 22 April 2020

CERBUNG (Cerita Bersambung)

CERBUNG (Cerita Bersambung) Eps 1

Dari BALIHO menjadi Leader

      Sinar mentari seolah tak mau mengalah, teriknya sampai menembus uluh hati. Debu-debu  berterbangan,  jalanan ramai penuh pengendara roda dua yang tak mau mengalah. Lagit tiba-tiba kelam, rasa curiga mulai menjadi-jadi melihat di depan  terdapat polisi disana, tak salah lagi akan ada operasi, dan beberapa polisi  yang siap mengintrogasi setiap pengendara yang tak patuh aturan. Hati berdebar-debar, tak tau yang akan dilakukan lagi, beberapa lembar uang berwarna merah melayang karena kesalahanku yang tidak mematuhi peraturan.
     Tidak bisa move on dari operasi, mata ini terasa tak mau memandang kebawah, pergerakan mata yang memandang pemandangan sekitar  terhenti ketika melihat baliho yang berisi visi misi yang menarik, sontak daya ingat itu mulai merekam semua isi visi misi tanpa ada keraguan.
     Lagit hitam kelam  didampingi bintang-bintang yang tak akan pergi meski bulan tak bersinar terang. Suasana malam ini bagai dalam majelis persidangan, meskipun malam ini seperti malam-malam sebelumnya, namum berbeda karena hasil suara dari teman-teman satu Fakultas Pertanian yang akan menentukan calon pemimpin di organisasi baru yang dibentuk untuk merangkul semua mahasiswa Fakultas Pertanian. Tanpa persiapan tidak tau apa yang mau diucapkan saat kampanye, pikiran tak karuan. Dan tiba-tiba teringat beberapa tulisan yang ada di Baliho tanpa berpikir panjang, dan waktu kampanye dimulai beberapa kalimat didalamnya  terucap tanpa ada keraguan.
     Waktu yang mendebarkan telah tiba perhitungan suara dimulai, suasana itu bagai dalam posisi sebagai tawanan yang siap-siap di eksekusi, ketika perhitungan suara selesai, hasil yang membuatku tak mampu berdiri tegak, hasilnya membuatku tidak menyangka ketika  pimsid membacakan perolehan suara dan akhirnya aku terpilih menjadi ketua organisasi baru di dalam Fakultasku yaitu HIMASEKTA (Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian) meskipun perolehan suara selisih 2 suara antara aku dan kandidat satunya.
   Kini tugasku bukan hanya menjadi mahasisiwa akan tetapi satu emban amanah yang harus aku jalankan demi memajukan Fakultas Pertanian tercinta.....(Bersambung)

[INFOTANI] FAO Apresiasi Kemajuan Pertanian dan Ketahanan Pangan Indonesia Selama Pandemi

Perwakilan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) untuk Indonesia, Rajendra Aryal mengapresiasi langkah yang dilakukan Kementerian Pertania...